Sepakbola memang selalu begitu. Saya tidak pernah lupa bagaimana sepakbola pernah mengalihkan perhatian saya pada apapun. Jika sudah berada di lapangan. Saya akan lupa segala pelajaran sekolah, PR dari guru, tugas menguras bak, bahkan lupa jam untuk segera pulang ke rumah, lupa waktu, lupa segala. Selama berada di lapangan, yang terlihat hanya bola dan bola. Lain tidak. Setelah beranjak dewasa pun, saat impian menjadi pemain bola sudah dibuang jauh-jauh, ketika sepakbola hanya dimainkan untuk mencari keringat di lapangan futsal, saya masih bisa menikmati waktu-waktu yang begitu alami, ketika hidup tak sanggup ditundukkan dan dicacah oleh beragam jadwal, agenda, dan tenggat. Dunia terasa begitu sederhana dan jernih saat sedang berada di atas lapangan untuk menyepaki bola.

Saya masih ingat ketika teman-teman masa kecil dulu mengetuk-ngetuk pagar rumah, memanggil-manggil nama saya dari luar pagar, mereka mengajak saya untuk segera bergabung di lapangan bola.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s