Poka Yoke

Poka Yoke diperkenalkan oleh Shingeo Shingo pada tahun 1960-an. Poka Yoke terdiri dari dua kata, “poka” yang artinya kesalahan yang tidak disengaja (inadvertent mistake) dan “yoke” yang artinya mencegah (pervent/avoid). Pada intinya Poka Yoke adalah suatu konsep yang dibuat untuk mencegah terjadinya kesalahan yang disebabkan oleh kecerobohan manusia.

images

Contoh Poka Yoke


Contoh produk dari konsep Poka Yoke yang paling sering kita temui di antaranya adalah kartu sim (ponsel) dan colokan flash disk. Bentuk kartu sim yang dibuat tidak simetri dapat mencegah kesalahan posisi kartu saat dipasang ke dalam ponsel. Begitu juga bentuk guide pin flash disk yang dapat mencegah kemungkinan terjadinya mencolok secara terbalik.

Berhasilnya konsep Poka Yoke pada sebuah produk adalah ketika sifat-sifat manusia yang dapat menyebabkan kesalahan (human error) dapat diminimalisir seminim mungkin. Sifat-sifat manusia yang dimaksud adalah:

1. Pelupa
2. Melanggar aturan atau prosedur
3. Salah meng-identifikasi.
4. Salahpaham
5. Salah mengambil kesimpulan
6. Kelelahan
7. Tidak teliti
8. Sabotase
9. Kurang konsentrasi
10. Kurang pelatihan

Dampak buruk dari sifat-sifat manusia penyebab terjadinya kesalahan tersebut adalah:

1. Kerusakan
2. Produk yang gagal fungsi
Tujuan dari Poka Yoke adalah:
1. Menghilangkan inspeksi
2. Tidak ada kesalahan
3. Mencegah cacat atau rusak dari sumbernya
4. Tidak perlu lagi melakukan deteksi
5. Zero Defect (Nihil kerusakan)

Tiga fungsi dasar Poka Yoke adalah:

1. Control, yaitu pengawasan atau pengontrolan proses untuk mencegah kesalahan atau kerusakan mengalir ke proses berikutnya
2. Shutdown, yaitu melakukan berhenti melakukan pekerjaan jika terdeteksi kesalahan atau kerusakan
3. Warning, yaitu memberikan peringatan jika terdapat ketidaknormalan, kesalahan ataupun kerusakan.

Karakteristik Poka Yoke:

1. Sederhana & Murah (simple and cheap).
2. Merupakan bagian dari proses (part of the process)
3. Ditempatkan dekat dengan tempat kesalahan terjadi (tlaced close to where the mistakes occur).

4 katagori Poka Yoke adalah:

1. Kesalahan tindakan (Wrong Action)
2. Kesalahan pengukuran, pembacaan, kalibrasi dan pengaturan (Measurement Error)
3. Kesalahan karena lupa, kelupaan (Forgetfulness) Tidak adanya indikasi visual (No Visual Indication)

Langkah-langkah persiapan penerapan Poka Yoke:

1. Deskripsikan kerusakan atau potensi kerusakan yang akan diselesaikan. Buat Rasio atau persentase kerusakan yang terjadi.
2. Identifikasi proses mana yang paling berpotensi terjadi kerusakan.
3. Tulis secara jelas dan rinci langkah kerja pada proses yang akan dianalisa.
4. Perhatikan proses tersebut, apakah ada perbedaan dengan apa yang telah dirinci.
5. Identifikasi langkah kerja ataupun kondisi yang dapat menyebabkan kerusakan/kesalahan kerja seperti lingkungan, alat ukur dan peralatan kerja. Gunakanlah metode penyelesaian masalah 5 WHY (5 mengapa) untuk mendapatkan faktor penyebabnya.
6. Identifikasi konsep Poka Yoke yang akan dipakai sebagai solusi untuk permasalahan tersebut.
7. Lakukan evaluasi ulang setelah Poka Yoke diterapkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s