Inovasi

Inovasi bisa datang dari ide yang revolusioner ,tapi tidak semua orang mudah untuk menerima hasil dari inovasi itu sendiri. Karena hasil dari inovasi seringkali merubah banyak kebiasaan perilaku. Sedangkan manusia termasuk makhluk yang sulit untuk merubah kebiasaan.

cats

Sembilan puluh sembilan persen inovasi adalah sebuah evolusi dari suatu gagasan yang sebelumnya sudah lebih dulu ada. Inovasi adalah metode/ide baru yang dikembangkan dari sebuah metode/ide sebelumnya.

Suksesnya Inovasi pada sebuah produk sangat didukung oleh kemajuan teknologi manufaktur dan juga material. Perkembangan teknologi manufaktur dan material sangat berpengaruh terhadap pengembangan sebuah produk. Dengan kemajuan teknologi tersebut dapat meningkatkan kebebasan kita dalam berinovasi dan menerapkan banyak ide pada setiap produk.

Inovasi tidak dapat berkembang hanya dengan upaya, butuh lebih banyak improvisasi. Sayangnya, sebagian orang masih menganggap inovasi sebagai risiko. Bahkan muncul pemahaman keliru seperti ini “jika tidak ingin merusaknya, jangan coba-coba untuk memperbaikinya.” Pemahaman seperti itu amat membatasi kita untuk melakukan improvisasi terhadap produk yang akan dikembangkan. Padahal terus melakukan hal yang sama berulang-ulang jauh lebih berisiko. Karena pada dasarnya salah satu tujuan inovasi adalah untuk memperbaiki kesalahan dan memberikan solusi terhadap masalah yang terdapat pada produk-produk sebelumnya.

“lihatlah kura-kura, dia hanya membuat sebuah langkah kemajuan hanya ketika ia mengeluarkan lehernya(behold the turtle, he makes progress only when he sticks his neck out).” Bye, James Bryant Conant.

Dalam berinovasi penting sekali untuk memperhatikan Keunikan produk sehingga memiliki nilai jual dan daya tarik. (USP) Unique Selling Point.

  • Membuat produk yang lebih baik
  • Dengan biaya yang sama atau lebih murah
  • Buatlah desain yang menarik dan laku di pasaran

Sebelum memberikan inovasi terhadap sebuah produk kita harus memiliki tujuan. Kenapa kamu mendesain? Memberikan inovasi baru terhadap sebuah produk perlu memiliki tujuan yang jelas. Biasanya untuk memecahkan masalah dari produk sebelumnya, atau sekadar memperindah estetikanya sehingga lebih menarik dan ringkas. Sesuatu yang simpel/ringkas/sederhana dalam sebuah produk adalah ide awal dari setiap suksesnya sebuah proyek.

Pertama-tama kita perlu membingkai sebuah topik yang ingin dituju pada sebuah fungsi produk. Membatasi topik dalam merancang sebuah produk sangat menentukan hasil akhir dari produk yang akan dibuat. Namun kurang kompleksnya suatu proyek perancangan produk, akan mengurangi kebebasan untuk berinovasi. Oleh karena itu kita harus bisa hanya dengan sedikit merubah desain produk untuk mengatasi sebuah masalah dari produk tersebut.

Untuk merubah desain yang akan diproduksi masal kita harus memperhatikan fungsi utamanya.  Desain tidak boleh merubah fungsi utama dari sebuah produk. Kita dapat melakukan improve pada produk yang akan kita kembangkan tapi dengan batasan-batasan untuk tidak merubah fungsi utamanya. Maka dibutuhkan fokus terhadap permasalahan dan kerja keras untuk membuat produk yang sempurna.

Terkadang kita tidak dapat melakuakan inovasi pada sebuah produk karena belum diperlukan. Atau proses inovasinya masih terlalu banyak menghabiskan biaya dan waktu. Terlebih apabila orang-orang belum banyak meminta dan membutuhkan perubahan terhadap produk tersebut. Maka pilihlah inovasi produk secara bijak dan hati-hati

Yang paling penting dalam memberikan sebuah inovasi terhadap produk adalah berani memulai lalu mencoba. Kita tidak akan pernah tahu sebelum mencoba.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s